Salah satu keunggulan Sekolah Bandar Lampung adalah kurikulum yang mereka terapkan. Mereka mengikuti kurikulum nasional yang telah disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Kurikulum ini melibatkan pendekatan holistik, yang berarti siswa tidak hanya belajar dalam kelas, tetapi juga terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti seni, olahraga, dan kegiatan sosial.


Salah satu keunggulan Sekolah Bandar Lampung adalah kurikulum yang mereka terapkan. Mereka mengikuti kurikulum nasional yang telah disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Kurikulum ini melibatkan pendekatan holistik, yang berarti siswa tidak hanya belajar dalam kelas, tetapi juga terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti seni, olahraga, dan kegiatan sosial.

Kurikulum yang holistik ini bertujuan untuk mengembangkan siswa secara menyeluruh, tidak hanya secara akademis tetapi juga dalam hal kecerdasan emosional, sosial, dan fisik. Dengan mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan siswa ke dalam kurikulum, Sekolah Bandar Lampung membantu siswa untuk menjadi individu yang lebih berdaya, mandiri, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan oleh Sekolah Bandar Lampung juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka di luar ruang kelas. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan seni, olahraga, dan sosial, siswa dapat mengembangkan keterampilan tambahan yang tidak hanya berguna untuk perkembangan pribadi mereka, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan.

Dengan demikian, kurikulum holistik yang diterapkan oleh Sekolah Bandar Lampung tidak hanya membantu siswa untuk mencapai prestasi akademis yang baik, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia nyata dan menjadi individu yang berdaya.

Referensi:
1. Depdiknas. 2006. Kurikulum 2013: Kerangka Dasar & Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Jakarta: Depdiknas.
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Panduan Pelaksanaan Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.